Momentum Hari Buruh, Bawaslu Kuningan Ajak Peran Buruh dalam Pengawasan Partisipatif
|
Kuningan — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kuningan mengajak kepada para pekerja dan buruh atas kontribusinya dalam memperkuat pengawasan partisipatif pada setiap tahapan pemilu. (01/05/2026)
Momentum Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei ini dinilai menjadi kesempatan penting untuk menegaskan bahwa buruh tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu Kuningan menilai keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kalangan buruh, merupakan kunci dalam mencegah pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Kuningan, Firman menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif menjadi salah satu pendekatan utama dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. “Kami mmengajak peran buruh yang turut serta dalam menjaga integritas proses demokrasi. Partisipasi aktif mereka menjadi kekuatan besar dalam mendorong pengawasan yang lebih luas dan efektif,” ujarnya.
Selain itu, Bawaslu Kuningan juga mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam proses demokrasi. Edukasi dan kolaborasi dinilai penting agar buruh dapat memahami berbagai potensi pelanggaran serta cara melaporkannya.
“Buruh bukan hanya objek dalam kebijakan publik, tetapi juga subjek yang memiliki peran penting dalam memastikan pemilu berjalan sesuai aturan. Kami berharap semangat Hari Buruh dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang berintegritas,” tambahnya.
Melalui peringatan ini, Bawaslu Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang partisipasi masyarakat, termasuk kalangan buruh, sebagai mitra strategis dalam pengawasan pemilu yang transparan dan akuntabel.
Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan
Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan