Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kuningan Perkuat Peran Generasi Muda melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

p2p-kuningan

Bawaslu Kuningan Perkuat Peran Generasi Muda melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

Kuningan - Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Kuningan akan menyelenggarakan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat." Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Kuningan. (Senin,29/06/2026)

Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) ini menggandeng Forum OSIS Kabupaten Kuningan sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran politik dan meningkatkan kapasitas generasi muda mengenai pentingnya pengawasan partisipatif. Melalui kegiatan ini, para peserta akan memperoleh pemahaman mengenai kepemiluan, demokrasi, serta peran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan Pemilu agar berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Agus Khobir Permana, Anggota Bawaslu Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa pelibatan pelajar sebagai bagian dari pendidikan demokrasi merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan budaya pengawasan sejak dini. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif menjaga integritas demokrasi di lingkungan sekitarnya.

"Pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, kami ingin membangun kesadaran bahwa setiap warga negara, khususnya generasi muda, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan pemahaman yang baik, mereka diharapkan dapat menjadi pelopor pengawasan yang berintegritas menuju Pemilu 2029 yang bermartabat," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan.

Melalui penyelenggaraan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Bawaslu Kabupaten Kuningan berharap terbangun sinergi yang kuat antara penyelenggara Pemilu dan masyarakat, sehingga tercipta budaya pengawasan yang aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat, demokratis, dan berintegritas dapat diwujudkan bersama.

Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan

Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan