Perkuat Budaya Belajar dan Kapasitas Pengawasan, Bawaslu Kuningan Ikuti Sosialisasi Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 Tahun 2026
|
Kuningan - Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kuningan mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Kegiatan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia (RI) secara daring. (Senin, 03/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu RI dalam memperkuat budaya belajar di lingkungan pengawas pemilu melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan literasi kelembagaan, serta penguatan pemahaman terhadap tugas dan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan.
Sosialisasi diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dalam kegiatan tersebut disampaikan arah kebijakan pelaksanaan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 Tahun 2026, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta strategi implementasi program pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh tingkatan kelembagaan Bawaslu.
Firman, Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengawas pemilu.
“Program Bawaslu Membelajarkan merupakan langkah strategis untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan Bawaslu. Dengan peningkatan kapasitas yang terus dilakukan, diharapkan seluruh jajaran pengawas pemilu dapat menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berintegritas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Yayan Supriyatna, Anggota Bawaslu Kabupaten Kuningan sekaligus Koordinator Divisi SDM dan Diklat Bawaslu Kuningan, menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur pengawas merupakan investasi penting bagi kualitas pengawasan pemilu ke depan.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman terhadap substansi Surat Edaran Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 Tahun 2026, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan jajaran pengawas dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan pemilu dan pemilihan,” tutur Yayan.
Ia menambahkan bahwa budaya belajar yang konsisten perlu terus dibangun di seluruh tingkatan kelembagaan Bawaslu agar setiap pengawas memiliki kemampuan yang adaptif terhadap perkembangan regulasi, teknologi, dan dinamika demokrasi.
Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program penguatan kapasitas kelembagaan, meningkatkan kompetensi jajaran pengawas, serta mewujudkan pengawasan pemilu yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan demokrasi yang berkualitas.
Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan
Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan