Jumat Sehati, Bawaslu Kuningan Perkuat Kualitas SDM dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi
|
Kuningan - Bawaslu Kabupaten Kuningan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional, efektif, dan berintegritas. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Jumat Sehati, yang menjadi ruang jeda bagi jajaran Bawaslu Kuningan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas pekerjaan sekaligus meningkatkan kebugaran dan spiritualitas. (Jumat, 28/8/2026)
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kuningan, Satrio Nugroho, SE, menyampaikan bahwa kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan sebuah organisasi. Menurutnya, SDM yang berkualitas akan mampu menjalankan tugas, peran, fungsi, serta pengelolaan anggaran secara optimal dan bertanggung jawab.
“Hal terbaik dalam membangun organisasi adalah kualitas sumber daya manusianya. Ketika kita memiliki kualitas manusia yang baik, maka tugas, peran, fungsi, maupun pengelolaan pekerjaan dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Satrio.
Dalam konteks penguatan kelembagaan di Bawaslu Kabupaten Kuningan, Satrio mengatakan bahwa pihaknya terus membangun pola kerja yang ideal dalam mengelola SDM. Hal tersebut dilakukan dengan menyadari bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Oleh karena itu, diperlukan budaya sharing knowledge dan kolaborasi antarrekan kerja maupun antarbagian. Menurutnya, proses saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas pekerjaan.
Selain kolaborasi, koordinasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Satrio menyampaikan empat kunci dalam menyelesaikan pekerjaan, yaitu komunikasi, koordinasi, kerjakan, dan laporkan.
“Koordinasi penting untuk mencapai target yang diberikan karena dapat memudahkan alur informasi dalam organisasi. Kuncinya adalah bertanya dan berkomunikasi agar tidak terjadi misinformasi maupun miskomunikasi dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam manajemen kinerja setiap jajaran perlu membangun kesadaran untuk terus melakukan evaluasi terhadap kontribusinya bagi organisasi. Salah satu pertanyaan penting yang perlu menjadi refleksi bersama adalah “Apa yang sudah saya lakukan terhadap organisasi?”
Menurut Satrio, manajemen kinerja bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pekerjaan memiliki potensi risiko yang perlu dipahami dan dikelola dengan baik sehingga seluruh jajaran memiliki perhatian yang sama terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Manajemen kinerja merupakan tugas bersama. Kita harus memahami risiko yang mungkin terjadi dan menjadikannya sebagai perhatian dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Karena pada akhirnya, setiap tugas yang kita lakukan merupakan bagian dari tanggung jawab terhadap organisasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Satrio juga mengingatkan pentingnya menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Penerapan nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual, tetapi dapat diwujudkan dalam perilaku kerja sehari-hari. Dengan demikian, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Kuningan dapat membangun lingkungan kerja yang profesional, harmonis, adaptif, dan mampu bekerja secara kolaboratif.
Melalui Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Kuningan berharap tercipta keseimbangan antara kebugaran, spiritualitas, komunikasi, dan penguatan kapasitas SDM, sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja serta kualitas kelembagaan Bawaslu Kabupaten Kuningan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan
Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan