Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati Bawaslu Kuningan, Perkuat Ketakwaan dan Integritas dalam Menjalankan Amanah

jumatsehati-alm

Jumat Sehati Bawaslu Kuningan, Perkuat Ketakwaan dan Integritas dalam Menjalankan Amanah

Kuningan - Bawaslu Kabupaten Kuningan kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai spiritual bagi jajaran pimpinan dan sekretariat. Kegiatan kali ini diisi oleh Agus Luthfi Mubarok dengan mengangkat tema ketakwaan, muhasabah diri, serta pentingnya memaknai pekerjaan sebagai amanah dan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. (Jumat, 25/09/2026) 

Jumat Sehati menjadi salah satu sarana bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Kuningan untuk sejenak merefleksikan sikap, perilaku, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Penguatan nilai spiritual diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan profesionalitas dalam melaksanakan tugas kelembagaan.

Dalam pemaparannya, Agus menyampaikan bahwa setiap pekerjaan hendaknya dilandasi dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Dengan demikian, pekerjaan tidak hanya dipandang sebagai aktivitas kedinasan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Pekerjaan yang kita lakukan bukan hanya sebatas aktivitas kedinasan, tetapi juga merupakan amanah dan bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.”

jumatsehati-alm-1

Muhasabah untuk Meningkatkan Kualitas Diri

Agus juga mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Melalui muhasabah, setiap individu dapat melihat kembali apa yang telah dilakukan, mengenali kekurangan, serta berupaya memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Menurutnya, ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam perilaku dan hubungan dengan sesama. Manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan kehidupan, menegakkan kebaikan, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Nilai tersebut memiliki relevansi dalam kehidupan kelembagaan, termasuk dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu. Sikap jujur, bertanggung jawab, peduli, mampu menjaga hubungan baik, serta mengedepankan kepentingan bersama menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan berintegritas.

Menjaga Keseimbangan Habluminallah dan Habluminannas

Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara habluminallah dan habluminannas.

Habluminallah merupakan hubungan manusia dengan Allah SWT yang diwujudkan melalui ketaatan dan pelaksanaan ibadah. Sementara habluminannas merupakan hubungan manusia dengan sesama yang tercermin melalui kepedulian, kebaikan, sikap saling menghargai, dan hubungan sosial yang harmonis.

Keduanya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun pribadi yang utuh. Nilai spiritual diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja.

Dalam menjalankan tugas, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, peduli terhadap sesama, mampu mengendalikan emosi, tidak mudah terprovokasi, menjaga silaturahmi, serta mengedepankan penyelesaian persoalan secara bijak dan konstruktif.

Mendorong Budaya Kerja yang Humanis dan Berintegritas

Jumat Sehati juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang humanis dan berintegritas. Sejumlah nilai yang ditekankan meliputi kepedulian dan kesediaan berbagi, kemampuan menahan amarah, tidak mudah terpancing atau terprovokasi, merespons persoalan dengan tenang, menjaga silaturahmi, memiliki sikap pemaaf, mengutamakan solusi, serta senantiasa berupaya melakukan kebaikan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Bawaslu Kabupaten Kuningan. Kesadaran bahwa pekerjaan merupakan amanah sekaligus ibadah diharapkan mampu mendorong setiap jajaran untuk bekerja secara bertanggung jawab, profesional, dan berintegritas.

Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Kuningan terus mendorong terbentuknya budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian tugas, tetapi juga mengedepankan nilai moral, kepedulian, kebersamaan, dan kemanusiaan.

Dengan demikian, ketakwaan diharapkan tidak hanya hadir dalam ruang ibadah, tetapi juga tercermin dalam setiap aktivitas, termasuk ketika menjalankan tugas kedinasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Jumat Sehati ditutup dengan pesan agar seluruh aktivitas kehidupan senantiasa diarahkan pada upaya menjalankan perintah Allah SWT, menjauhi larangan-Nya, serta senantiasa mengharapkan rida-Nya.

Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan

Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan