Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Hadir, Bawaslu Kuningan Dorong Presensi Menjadi Awal dari Pengabdian

jumatsehati-ade-1

Bukan Sekadar Hadir, Bawaslu Kuningan Dorong Presensi Menjadi Awal dari Pengabdian

Kuningan - Kehadiran di tempat kerja tidak semata-mata ditunjukkan melalui catatan presensi, tetapi harus diwujudkan dengan tanggung jawab, keikhlasan dan kontribusi nyata. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Sehati Bawaslu Kabupaten Kuningan dengan materi “Cara Mengubah Presensi Menjadi Pahala”, yang disampaikan oleh Ade Sutrisno, Staf Bawaslu Kabupaten Kuningan. (Jumat, 18/09/2026)

Dalam kegiatan Jumat Sehati tersebut, Ade menyampaikan bahwa presensi merupakan bagian awal dari komitmen seorang pegawai dalam menjalankan tugas. Kehadiran secara fisik di kantor perlu diikuti dengan kehadiran dalam melaksanakan tanggung jawab dan amanah yang telah diberikan.

“Jangan sampai kehadiran kita hanya tercatat dalam mesin presensi, tetapi tidak hadir dalam melaksanakan tanggung jawab. Jadikan kehadiran sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat dan kontribusi terbaik bagi organisasi,” ungkap Ade.

Ia menjelaskan bahwa setiap pegawai memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Pegawai yang bertugas memberikan pelayanan perlu mewujudkan kehadirannya melalui pelayanan yang optimal. Sementara pegawai di bidang administrasi, keuangan, kearsipan, pengelolaan data maupun bidang lainnya perlu melaksanakan tugas dengan jujur, tertib dan bertanggung jawab.

jumatsehati-ade

Dalam perspektif yang disampaikan pada Jumat Sehati, pekerjaan tidak hanya menjadi sarana memperoleh penghasilan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilaksanakan dengan niat yang baik serta memberikan manfaat bagi orang lain.

Setiap pekerjaan memiliki nilai dan kontribusi bagi organisasi. Mengelola dokumen, menyusun laporan, menginput data, mengurus administrasi, mempersiapkan kegiatan, menjaga kebersihan hingga memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian penting yang saling mendukung dalam pencapaian tujuan organisasi.

“Tidak ada pekerjaan yang kecil apabila dilakukan dengan benar, ikhlas, jujur dan bertanggung jawab. Apa yang kita kerjakan setiap hari dapat menjadi bagian dari amal kebaikan ketika diniatkan dengan baik dan memberikan manfaat,” tambahnya.

Melalui Jumat Sehati, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa bekerja bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Bawaslu Kabupaten Kuningan mendorong seluruh pegawai untuk mengubah cara pandang terhadap presensi. Hadir bukan sekadar tercatat, tetapi hadir untuk bekerja, memberikan manfaat dan menunaikan amanah.

Foto : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan

Penulis dan Editor : Rendi RH/Humas Bawaslu Kuningan